Monday, February 11, 2013

Pointless!


Haey! Kalian harus tau kalo aku ini ngepost jam berapa? Sedang apa, dimana, dalam posisi pw atau tidaknya, laper nggak nya, galauin seseorang nya, dan kangenin seseorangnya. Penting gak? Gamau tau harus penting :p
Menurut orang-orang sih ya.. Ngapain juga nyeritain masalalu yaga? Masalalu tuh jadiin pelajaran kita kedepan nya. Nah karena aku lagi gak ada kerjaan okelah kita bahas masalalu aku yang suram ini hastagh hoho. Untuk kalian yang tau tentang ini harap jangan terkesima / ngakak atau pundung ya. Cerita ini hanya fiktif belaka. Muke lo fiktif belaka ini kisah nyata woy!

1.       Awal Pertemuan

Hari itu, awal masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas kemarin. Hari ini aku menjadi kelas 3smp, ada beberapa teman baru disini yang sebelumnya memang sudah ku kenal, terutama Ion. Saat kami duduk dikelas 2 smp, kelas kami memang bersebelahan, jadi otomatis kita tidak sengaja suka bertatap muka. Dan, inilah awal kedekatan kita dikelas 9d ini kita dipersatukan. Memang awal pertemuan kita, kita tidak begitu akrab. Dan media sosial twitter telah membuat kita benar-benar seperti kawan lama!
Aku masih ingat bagaimana aku menyapa Ion lebih dulu ditwitter, malam itu aku memang sedang menjalankan ritual ku, online sampai shubuh. Dan, terlihat di timeline ku sekitar jam 23.30, account @levigonzales menulis statusnya ‘Taruhan hahaha’ maklum jaman 2011 Ion masih alay hehe.. Ya, nimbrung dan sok kenal sok dekat adalah salah satu sifatku, tanpa canggung aku mention dengan tulisan ‘dosa, Yon :p’ tak lama kemudian Ion balas dengan balasan ‘selow aja Nat :D’. Dari situ kita sudah mulai akrab, besoknya pun kita jadi saling sapa. 3 minggu, waktu yang cukup sebentar untuk kenal dekat dengan Ion. Ternyata dia orangnya usil banget. Dari twitter kita saling meminta ID Yahoo!messenger. Chatting di Yahoo!messenger memang lebih tertutup, hanya kita saja yang tau. Karena aku takut jika kita sering mentionan di twitter, Dita pacarnya Ion cemburu. Ya, Dita memang mudah cemburu dan overprotective. Saat itu mereka sudah berpacaran sekitarr 3bulan. Jadi aku menghindari Ion ditwitter tapi tetap saling chatting di Yahoo!messenger nya kita.
Saat bulan puasa tiba, tepatnya setelah shalat tarawih aku selalu menyempatkan untuk online. Eh ternyata Ion juga online, tanpa canggung juga aku menyapa Ion dengan canda. Malah disela-sela chat gara-gara dia usil, aku sempet bilang gini ke dia ‘Ih, usil banget sih. Benci kamu banget deh ion!’ Nah ion jawab ‘Aslinya? Awas kebalik :p’ Tak terasa sekali kita sudah chatting hingga waktunya sahur tiba. Dari awal puasa hingga malam takbiran pun kita selalu menyempatkan chatting. Memang, rasa itu belum ada.
1.       4  September, 2011

Sore itu, aku, Dimas dan Krisna sudah merencanakan akan hangout bareng di Braga. Disana kita sampai sekitar sesudah adzan Maghrib tiba, aku mengusulkan untuk mengajak Ion main ke Braga. Dimas dan Krisna setuju, segera aku sms Ion. Ion pun menerima ajakan kita, tapi Ion habis pulang renang, jadi dia ke Braga bersama saudaranya, namanya Iki.
Saat dia datang dengan saudaranya, sumpah yang namanya jail bangeeeet.. Rokok dia hampir mau dimasukin ke Tas aku coba, jail kan? Ohiya, waktu dia selesai makan. Dia ngerokok, aku selalu godain dia gini ‘eh Ion ngerokok? Aduin Dita ah’ terus dia jawab ‘oh Nadhira mau jadi perusak hubungan Ion?’
Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 20:30, saatnya aku pulang kerumah. Aku pulang diantar Krisna. Baru saja tiba dirumah, ada satu pesan diponsel ku, dan ternyata itu pesan dari Ion. ‘Nat.. Sodara Ion minta no hp kamu, boleh?’ antara terbang dan gak nyangka sama sms ini. Segera aku balas ‘Boleh, kasih aja Yon.’




2.       7 September, 2011

3 hari waktu yang cukup singkat untuk PDKT sama Iki. Sebenarnya tanggal 6 September dia sudah mengatakan cinta nya kepadaku, dia bilang dia baru merasakan cinta pada pandangan pertama, dan orang yang pertamanya itu aku. Memang, Iki mempunyai sifat yang super perhatian. Makanya tanpa ragu aku menerima cinta Iki.

3.       3 jam yang menyenangkan

Entah berawal darimana, akupun sudah lupa. Kejadian nya pun tanggal 19 September 2011. Malam itu aku dan Ion smsan dengan rekor 3 jam yang pertama. Dia bilang ‘lirikan Ion tuh menarik perhatian Nat :p’ Aku jawab ‘Aku gak tertarik tuh :p’ Ion balas ‘Liat aja ntar :p’
Lalu, disela-sela dia sms lagi gini ‘Ih kok kamu egois ya Nat? Putus ah putus’ lalu aku jawab dengan candaan ‘Oke fine, jangan minta balikan lagi ke aku ya Yon.’ Dia jawab juga ‘Eh tapi Nat, aku masih sayang sama kamu. Pasti sulit buat lupain kamu. Balikan lagi yu please
Melihat sms tadi tampak seperti kita pacaran betulan, tapi aku anggap sekedar bercanda saja, setiap aku terima pesan sms dari Ion, selalu tertawa. Ya, 3 jam itu memang menyenangkan.

4.       Dirumah Abil

Sepulang sekolah, aku, Dimas, Abil, Krisna dan Ion berencana akan mengerjakan tugas bareng dirumah Abil. Dimas dan Krisna sudah otw bersama Abil juga. Karena tidak ada tumpangan, aku memutuskan kerumah dan menunggu disana. Yap, bukan Ion namanya kalo dia gak harkos. Aku sms dia dan menanyakan apakah dia ikut atau tidak. Sumpah, yang namanya basa-basi dulu, dan akhirnya dia berbaik hati menjemputku dirumah.
Segera kita on the way kerumah Abil, kita menghabiskan waktu dijalan dengan ngakak.
Sesampai dirumah Abil, kita memutuskan untuk nonton dvd dulu baru mengerjakan tugas. ‘Sepertinya daritadi kok aku gak lihat kamu sibuk smsan sama Dita ya?’ Ion jawab ‘Ion masih ngehargain kamu Nat, Ion takut kamu cemburu’ lalu aku jawab ‘sepi ya hp nya? Smsan aja yu?’ Dan dimas tiba-tiba nimbrung dengan ‘Kalian ini, duduk dekatan kok smsan?’ Ion jawab dengan canda ‘Ion memastikan Nadhira gak kesepian, Dim :D’ Dan aku sela dengan ‘Yon cepet napa’ Ion jawab ‘Tuh dim, Nadhira aja udah gak sabar kan disms Ion’ aku jawab ‘Yaudah sih kalo gak mau mah gak maksa’ Ion jawab lagi ‘Kekirim ga lol sms ion?’ dan sms pertama nya tuh apa coba? ‘Nat hayu atuh balikan’. =))

5.       LKS Ekonomi&Fisika

Karena kemarin kita sibuk nonton dvd bukan nya mengerjakan tugas, tugas pun terabaikan tapi untungnya aku sudah selesai mengerjakan. Jadi kemarin Ion bawa Lks Ekonomi & Fisika milik ku, untuk memastikan Ion bawa lks aku besok, aku sms Ion. “Yon besok jgn lupa bawa Lks aku ya” dia balas “Gamau ah biar Nadhiranya dimarahin Bu Nani :D” aku balas lagi “Dih nyebelin kan Ion nya, gtm udah minjem2 pula :p” dia balas “Mau dibalikin? Balikan dulu atuh yu” Zzz ion selalu ngungkit sama balikan-balikan nya yg menurut aku banyolan yang aneh -_-

6.       Ulang Tahun Nadia Septiyani

28 September, 2011. Salah satu sahabatku berulang tahun, seperti biasa EPS selalu punya sejuta cara untuk memberi kejutan kepada yang berulang tahun. Memang dari awal Nadia sudah meminta anak EPS untuk datang kerumahnya tapi setiap anak mempunyai alasan yang berbeda untuk pura-pura tidak datang ke acara ulang tahun Nadia. Nadia sedih karena sahabat-sahabatnya tidak bisa datang dihari yang dia tunggu-tunggu, tapi itulah rencana kita. Setelah aku dan Abil membeli kue ulang tahun untuk Nadia, kitapun janjian dilapangan dekat rumah Nadia, disana hampir semua anak EPS berkumpul termasuk juga Ion. Kulihat Nadia sedang duduk diteras rumahnya dengan raut muka yang kecewa, lalu... Terdengar nyanyian ‘selamat ulang tahun kami ucapkan!’ nadia yang sedang menunduk itu langsung berdiri dan excited melihat kejahilan kita.. Kue ulangtahun Nadia pun tidak lama ditaplok kemuka Nadia, lalu antusias lah anak EPS. Termasuk aku yang mengelap krim kue ku ke bajunya Ion. Tapi, aku heran setelah aku bercandaan sama Ion tadi. Rasa ini mulai ada, rasa yang bukan lagi untuk teman atau mungkin sahabat bahkan perasaan ini lebih. Tapi aku tak hiraukan namun saat Ion antar aku pulang, barulah aku menyadari kalau aku mempunyai rasa ke Ion.

7.       30 September, 2011

Aku mendapat pesan sms dari Salma, nyatanya dia ingin curhat tentang Abil kepadaku. Aku layani, disela-sela smsan kita.. Aku memutuskan untuk Salma lah orang yang pertamakali aku beritau tentang rasa ini. “Dikelas juga aku lagi suka sama seseorang sal :D” entah Salma punya kekuatan dari Mama Laurent, ternyata dia bisa menebak dia jawab “Ion ya Dir? :D” lalu akupun jawab “Sal..Kok tau?!?!” dia balas lagi “Keliatan aja Dir :D” Oh, God. Semoga cuma Salma aja yang tau soal ini._. Tapi.... Lama-kelamaan merembet malah sampai Dita sendiri tau J

8.       3 Oktober, 2012

Yap, 3 Oktober. Dissy salah satu sahabatku sekaligus yang sudah aku anggap adik ku sendiri ini berulang tahun. 3 Oktober ini memang ada jadwal renang dari sekolahku, rencana anak EPS sih, ingin menceburkan Dissy ke kolam renang tapi tidak jadi. Aku pergi & pulang bareng dengan Krisna. Saat hendak ingin kerumah Dissy, sebelumnya aku on the way duluan ke tempat futsal nya Ion. Aku otw bersama Krisna & Ion. Sambil menunggu anak EPS yang lain beli kue aku ke tempat futsalnya Ion. Pertama kalinya nih liat langsung tempat futsalnya Ion. Eh saat mau pergi kerumah Dissy, Krisna katanya kebelet pipis akhirnya dia ke toilet. Aku duduk disamping Ion. Lalu ada salah satu teman futsal Ion berkata gini “Adeuh Ion geus boga nu anyar deui euy” aku tidak mengenal sosok lelaki itu. Tapi Ion Cuma balas ketawa kecilnya saja.
                         Saat Krisna selesai dari toilet barulah kita on the way rumah Dissy. Semua anak EPS sudah berkumpul, dan.. “Dissy... Dissy..” keluarlah Dissy lalu bersama kita menyanyikan lagu “Happy birthday, Dissy!” tak lama Dissy pun mengajak kita masuk kedalam. Aku, Krisna, Ion, Ike, Hera, Nisa, Mauli, kebagian dibelakang kursi. Dan kebetulan aku duduk disamping Ion. Saat Dissy membagikan ice cream, Ion malah menukarnya dengan milik Ion. Ion ingin rasa coklat dan kebetulah ice cream punyaku rasa coklat, otomatis lah Ion ambil icecream aku. Sumpah itu hal yang paling ternyebelin tapi 'menyenangkan'.

10. November

November, dibulan ini penuh dengan do'a yang sering aku sebut namanya, Ion. Sebelumnya aku belum pernah menyebut nama laki-laki dalam do'aku. Tapi Ion, semenjak ada Ion, semenjak rasa itu ada. Ion adalah nama yang seringku sebut.
10 November, iya. Itu adalah ulang tahun nya Ion. Aku sengaja tidur larut agar bisa menjadi pengucap pertama dihari ulang tahun nya Ion. Dan waktu 00.00 pun tiba! "Selamat ulang tahun Ion! Makin benga ya wkwk :D"
Ion bales smsku jam 6pagi, "makasih nat :D"
Saat masuk kekelas aku dikompori oleh Dimas, katanya aku adalah pengucap yang pertama. Yang jadi pertanyaan, Dita? Menjadi nomor berapa dia? Oh setelah diketahui Dita mengucapkan jam 02:00.
Pagi itu entah dibulan November atau sudah memasuki Desember, aku mendapati Dite sedang menangis dibangku biasa kita duduk. Aku bingung, apa yang membuat Dite menangis. Tapi siapa lagi kalo bukan pacarnya, Adie.
Pelajaran pertama, aku sibuk menerpa air mata Dite yang terus menerus berjatuhan. Dia bilang 'Kapan aku bisa setegar kamu mbeel? Disaat lagi sedih begini, kamu masih bisa menerpa air mata orang lain.'
24 November, Ion putus sama Dita. Sudah bukan hal yang aneh jika Dita dan Ion putus, karena mereka memang sering putus nyambung. Namun rasa itu kembali menghantui antara senang dan gelisah. Gelisah karena takut mereka menjalin hubungan kembali. Setelah tau mereka balikan lagi. Aku harus bersandiwara 'lagi' kalau aku pura-pura tidak peduli.
Dibulan November juga entah tanggal berapa pengumuman kejuaraan angklung. Kebetulan, Ion gak bawa motor jadi naik angkot bareng kita. Eh taunya Ion duduk disebelah aku. Sebenarnya dari Ion dateng aja, aku sudah sibuk menahan air mata.
Diangkot, yang biasanya kita ledek-ledekan tapi malah jadi diem-dieman. Nadia aja bilang 'kalian kok jadi diem-dieman gini sih? Biasanya kan kalian udah ketemua aja udah ribut'
Aku jawab hanya dengan senyum samar, tapi Ion menatap kearahku.
Duduk disebelah Ion tidak dapat kugambarkan bagaimana rasanya.

11. Desember
The month full of hope! Antara bisa jadi part of Ion atau moveon dari Ion. Rasanya ingin banget nanya ke Ion 'kenapa? Kenapa? Kenapa?' itulah pertanyaan yang sering menghantui aku. Aku tau kamu mengalami dilema yang besar #alah._. 
9 Desember, pertama kalinya kita main bareng lagi selama berminggu-minggu kita vacum. I miss that moment! Markas kita dimana lagi kalo bukan dirumah Nadia. Dari awal Ion dateng sampe pulang pun dikomporin terus sama Dimas nih. Ion pulang aja harus salaman sama aku dulu masa -_- tapi seneng sih hehehe
Ohiya, Nadia cerita pas sebelum Ion pulang tadi Nadia sempet bilang ini "Yon, jangan kecewain Nadhira yah! Dia berharap banyak sama kamu"
"Ion emang punya rasa sama dia, tapi itu dulu"
"Please sekali ini aja, demi Nadhira!"
"Ion usahain"
Tapi dari kalimat Ion yang satu itu, sama sekali gak bikin aku tenang.
11 Desember!!! Tepat, siang itu dengan segala keberanian diri. Aku putuskan sms ion.
'Jangan lupa sholat&makan :)' eh ternyata Ion bales.. "Siap Nat, tapi ini lagi diacara. Kamu juga ya nat"
Kita smsan sampe jam 4 sore terus Ion bilang "Brb nat, tar Ion sms lagi"
Gelisah bukan main men!!! Nunggu jam 4 sampe maghrib tuh berasa nunggu 2 taun tauga?!
Eh jam 18:52 Ion sms 'Nat' 
'Yon' tauga?! Ion bales lamaaaa bgt. Yaa meski dia bales jam 19:12 tapi itu adalah 20menit terlama didunia!
Jengjeng.... Hp gak pernah aku lepas dari genggaman, dan.. 1 pesan diterima
"Masih suka sama Ion?"
Aku bals, 'masih hehe kenapa yon?'
Oke 19:24! 'Ai kalo Ion nya suka juga gimana?'
Seneng bukan main! Aku langsung bales 'Ha?serius?gak bohong?!
Eh Ion bales gini 'Gak serius, bohong'
Bukan Ion namanya kalo abis bikin ngefly tuh bikin merod lagi :)
"Baleg"
"Baleg"
"Tuhkan"
"Hereuy atuh nat"
"Bohong! Kamu masih suka Dita kan?"
"Pelan-pelan bakal ngga Nat"
"Ooo...oke"
"Bagus ;):*" Emot kiss pertama dari Ion :'p
Hari ini 11 Desember ini bakal jadi hari paling bersejarah!
"Goodnight monyet :* jangan tidur malem-malem siah{}'
Pertamakalinya Ion ngucapin goodnight juga ke aku hihi :'D

Pagi itu, 05:45 aku udah ucapin "Selamat pagi :)" dan Ion bales jam 06:15 "Pagi juga ;)"
Hari ini pertemuan kita, tidak lain tidak bukan sebagai teman lagi melainkan sebagai pacar. Diatas, sudah ada pemandangan Dita yang sedang menangis. Gatega sih liatnya.. Tapi mau gimana lagi?:(
Siang itu aku denger cerita Abil, waktu latihan band kemarin Ion cuma pacaran sama aku gara-gara dia gak mau liat aku galau, sebuah alasan yang... :')

SIang itu juga aku langsung sms Ion. "Yon aku mau nanya dong"
"Nanya apa?"
"Kamu pacaran sama aku karena kepaksa?"
"Kenapa emang nat?"
"Jawab aja"
"Kalo iya kenapa kalo engga kenapa?" Dari jawaban Ion yang ini bikin aku drop. Seakan pertanyaan yang tadi aku tanya udah dijawab.
"Jawab yon"
"Iya nat, Ion gamau liat kamu terus2an galau"

Hari ini rasanya tersayat lagi, mata ini gabisa nahan air mata lagi, otak ini sibuk mencerna apa yang Ion barusan omongin disms.
Pikiran ini mengirim ke ingatan aku yang mohon-mohon ke Dimas dll. PErasaan sesal, Kenapa dari dulu aku gak ikutin kata-kata Dimas? Aaaah aku emang bodoh. Seketika muncul 1 kalimat "Wanna Die"
Lupa deh aku bales apa aku sibuk nangis soalnya.
Ion bilang "Nat kata kamu juga perasaan gabisa diboongin kan?"
" :') "
"Nat plis Ion janji nanti bisa pacaran lagi :)"
"Janji?"
"Janji :)"

Satu kalimat yang semestinya gausah banget izin ke aku adalah. "Yaudah Ion balikan lagi sama Dita ya Nat?"

Esok hari itu, sebagian EPS dan anak mading ngumpul cuma mau ngomongin Ion.
Ion dateng, rasanya ingin cepet-cepet pergi tapi ko.. Kaki ini terlalu berat buat melangkah ya?
Salma aja bilang gini "Dir jangan nangis kalo kamu nangis aku juga nangis!"
Disana refleks bgt nangis dan akhirnya aku meluk salma sambil nangis.

Ion bilang, "Ion mau minta maaf"
"Buat apa? Semua udah jelas, udah gada yg perlu dimaafin juga"
Aku sama Ion pun salaman tapi tetep ja hati ini belum bisa maafin. Pulang kerumah, Dissy, Julia, Nadia, Dimas sibuk ngekhawatirin aku karena takut aku ngelakuin hal yang aneh.
Yap kebiasaan ku kalo lagi aral adalah bebesetan hehee. Biar aku juga ngerasain gimana sih nyakitin diri sendiri tuh gimana. Yang bisa aku lakuin dirumah cuma nangis nangis dan nangis.

Thanks for all Ion, 'cause you I know about hurt of love

No comments:

Post a Comment